Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!

Honai merupakan salah satu rumah adat di Indonesia yang sangat unik. Namun mungkin sebagian dari kita ada yang kurang mengenal rumah adat yang satu ini. Sehingga muncul beberapa pertanyaan. Seperti, rumah adat honai asal daerah mana? Apa keunikan rumah adat honai? Bagaimana bentuk dari rumah Honai? dan, Apa fungsi rumah adat Honai?

Nah pada tulisan kali ini kita akan membahas beberapa pertanyaan di atas. Semoga dengan menambah wawasan mengenai keragaman etnis yang ada di Indonesia, kita akan lebih mencintai negara yang kaya akan warisan budaya ini. Yuk kita simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Rumah Adat Honai Asal Daerah Mana?

Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!

Honai adalah rumah adat yang berasal dari daerah Papua. Rumah ini sebenarnya merupakan bangunan khas dari salah satu suku di Papua yang berada di lembah Baliem, yaitu suku Dani.

Suku Dani sampai sekarang masih menjaga dan mempraktikan adat leluhur mereka secara turun-temurun. Satu diantaranya dengan masih tetap tinggal di dalam rumah tradisi mereka yang namanya Honai.

Saat ini rumah adat honai sudah diditetapkan sebagai rumah tradisi Propinsi Papua. Honai mempunyai ciri-ciri arsitektur yang unik dengan atap jerami atau ilalangnya. Maka tidak heran jika rumah adat ini banyak mengundang perhatian bagi beberapa kalangan, baik pihak luar ataupun dalam negeri.

Apa Keunikan Rumah Adat Honai?

Arsitektur Honai memiliki ciri khas dengan atap yang dibuat dari jerami atau ilalang. Keunikan rumah adat Honai dapat terlihat dari wujudnya yang seperti jamur. Ditambah lagi materialnya yang dibuat dari kayu dan beratap jerami. Uniknya, meski terlihat kecil dan simpel, Honai sanggup memuat banyak anggota keluarga.

1. Memiliki Bentuk yang Unik

Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!
Bentuk Rumah Adat Honai

Ini mungkin bisa menjadi jawaban bagi kamu yang penasaran mengenai bagaimana bentuk dari rumah honai. Ciri khas rumah Honai yang paling menonjol ialah bentuk imut dan seperti jamur. Bahan material pembuatannnya cukuplah sederhana, yakni terdiri dari jerami dan kayu saja.

Meskipun kelihatan sederhana, nyatanyaHonai sanggup memuat beberapa orang didalamnya. Honai tidak seperti rumah secara umum yang mempunyai ruangan tamu, ruang tidur, dan dapur. Rumah adat ini hanya terdiri dari satu ruangan luas yang di tengahnyanya ada perapian. Fungsinya sebagai tempat menghangatkan diri dan berkumpul. Honai pun tidak mempunyai jendela, ini ditujukan untuk menghindar gempuran binatang buas dan supaya terbebas dari udara dingin.

Walau kelihatan kecil, Honai umumnya mempunyai dua tingkat yang disambungkan dengan tangga kayu. Pada bagian bawah berperan sebagai tempat menerima tamu dan berkumpul sedang sisi atasnya biasa dipakai untuk tempat tidur. Untuk masuk ke Honai, kamu harus sedikit membungkuk karena pintunya tidak begitu tinggi. Begitupun saat ada dalam, kamu tidak dapat berdiri dengan tegak.

2. Rumah Honai mempunyai multi-fungsi

Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!
Rumah Adat Honai Multifungsi

Rumah Honai bukan hanya jadi rumah, tetapi juga mempunyai peranan lain. Di dalam rumah Honai khusus lelaki, umumnya jadi tempat bergabung beberapa masyarakat untuk berunding. Honai dipakai sebagai kandang babi, tempat simpan umbi-umbian hasil panen, dan pengasapan mumi. Rumah Honai yang dipakai untuk pengasapan mumi dapat diketemukan di Dusun Kerulu dan Dusun Aikima, tempat dua mumi terpopuler di Lembah Baliem.

3. Larangan berkaitan Honai

Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!
rumah adat honai hanya untuk laki-laki

Sebenarnya, panggilan Honai lebih mengarah ke rumah tradisi yang dihuni oleh beberapa lelaki saja. Sedang beberapa wanita tempati rumah yang lain disebutkan dengan Ebe'ai. Kekeduanya bisa memuat banyak anggota keluarga. Tetapi, beberapa wanita benar-benar dilarang untuk masuk ke Honai, walau didalamnya ada suami, anak lelaki, atau bagian keluarga yang lain.

Baik Honai mauapun Ebe'ai sama sanggup memuat lima sampai sepuluh orang. Honai terlarang untuk dimasuki oleh wanita suku Dani, walau wanita itu sebagai istri dari salah satunya lelaki penghuni Honai.

Rupanya, mereka cuman dibolehkan lakukan jalinan suami istri di Ebe'ai saat tidak ada siapa saja di dalamnya. Selainnya sebagai rumah untuk wanita, Ebe'ai ditujukan sebagai tempat mendidik anak-anak wanita.

4. Tidak punyai jendela

Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!
Rumah adat Honai memiliki multifungsi

Keunikan rumah adat Honai yang lain tiba dari jumlahnya sirkulasi. Honai tidak punyai jendela benar-benar dan cuman mempunyai satu pintu untuk masuk keluarnya manusia atau udara.

Kurangnya jumlah jendela dan pintu pada rumah tradisi Honai punya Suku Dani rupanya mempunyai tujuan membuat perlindungan yang tinggal di rumah dari dinginnya angin, terutamanya saat malam hari di mana temperatur dapat capai 10 derajat celcius.

5. Rumah Tradisi Honai Kaya Akan Filosofis

Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!
Rumah adat Honai kaya akan nilai filosofis

Keunikan rumah adat Honai yang lain ialah nilai-nilai filosofis yang terdapat di dalamnya. Nilai khusus yang ada di Honai ialah mengenai kesatuan dan persatuan antara sama-sama suku yang ada dan untuk menjaga adat dan budaya yang telah diturunkan oleh beberapa nenek moyang. Nilai-nilai ini tercermin juga di saat pembangunan Honai yang cuman bisa dibangun oleh beberapa lelaki secara bergotong royong.

Masih jadi keunikan rumah adat Honai, waktu pembangunannya ditata secara terinci dan selalu harus dikerjakan supaya proses pendirian Honai tidak terusik oleh factor cuaca atau musibah alam. Dalam membuat Honai, status pintu sudah ditetapkan, yakni menghadap timur atau barat, sesuai arah matahari terbenam dan keluar. Ini ditujukan supaya penghuni Honai masih tetap siaga akan gempuran lawan atau bahaya yang lain mengancam.

Honai mempunyai nilai jaga kesatuan dan persatuan sama-sama suku, dan menjaga budaya yang sudah diturunkan oleh beberapa nenek moyang untuk selamanya. Contoh kesatuan dan persatuan dalam Honai ialah rumah tradisi ini cuman bisa dibuat oleh lelaki secara bergotong royong.

Di lain sisi, waktu pembangunan juga ditetapkan secara detil dan harus dituruti, supaya pembangunannya tidak terhalang oleh cuaca atau teror musibah alam. Disamping itu, ada ketentuan yang perlu dipatuhi dalam pembangunan Honai. Satu diantaranya ialah peletakan pintu rumah, yang tempatnya harus berjumpa dengan arah matahari terbenam atau keluar. Arah itu dipandang bisa membuat penghuni Honai lebih waspada bila terjadi kebakaran atau gempuran lawan datang.

Apa Fungsi Rumah Adat Honai?

Apa Keunikan Rumah Adat Honai? Yuk Kita Cari Tau!
Fungsi rumah adat Honai

Selainnya berperan sebagai rumah, rumah Honai berperan sebagai tempat simpan perlengkapan perang atau memburu, tempat latih anak lelaki supaya jadi orang yang kuat saat dewasa kelak hingga bisa melindungin sukunya, tempat untuk membuat taktik perang, tempat mnyimpan semua lambang dan perlengkapan peninggalan nenek moyang.

Dilihat dari manfaat rumah Honai di atas, bisa kita simpulkan jika selainnya mempunyai peranan berbentuk fisik, rumah tradisi ini mempunyai beberapa filosofi penting yang masih dipertahankan oleh warga lembah Baliem.

Pertama, Honai mempunyai nilai jaga kesatuan dan persatuan yang tertinggi sama-sama suku dan menjaga budaya yang sudah diturunkan oleh beberapa nenek moyang untuk selamanya.

Kedua , dengan tinggal pada sebuah Honai karena itu seluruh orang akan sehati, sepikir dan satu arah dalam menuntaskan satu pekerjaan. Dan paling akhir, rumah Honai sebagai lambang dari personalitas dan sebagai martabat dan harga diri dari orang suku yang perlu dijaga oleh turunan atau anak cucu mereka di selanjutnya hari.


Demikian beberapa penjelasan mengenai rumah adat honai. Bagaimana apakah masih penasaran dengan keunikan rumah adat honai? Silahkan isi kolom komentar di bawah. Terima kasih.

LihatTutupKomentar